Bagaimana Cara Menanam Cabai Dirumah

Bagaimana Cara Menanam Cabai Dirumah

Bagaimana Cara Menanam Cabai Dirumah

Menanam cabai dirumah itu mudah dan ada banyak variasi jenis cabai yang bisa kalian pilih. Menanam cabai dirumah sangat serbaguna, kita bisa menanamnya di pot yang diletakan di ambang jendela, di taman, atau bisa menanamnya langsung ditanah. Cabai mengandung bahan kimia yang disebut dengan capsaicin yang merangsang ujung saraf di selaput lender, itulah yang membuat cabai terasa pedas saat kita menggigitnya. Jumlah pedas pada cabai tergantung pada varietas, kematangan buah cabai dan kondisi pertumbuhan. Pada artikel kali ini kami akan memberikan langkah-langkah cara menanam cabe dirumah, untuk kalian yang ingin menanam cabai untuk taman dapur kalian baca tahapannya dibawah ini yah!

  1. Perama-tama siapkan biji cabai, kalian bisa membelinya di toko benih. Atau kalian bisa mengambil cabai, pisahkan biji cabai, sebarkan pada tisu dan biarkan mengering 2 sampai 3 hari.
  2. Benih cabai akan tumbuh dengan baik pada cuaca yang panas, jadi sebaiknya kalian menanam cabai di dalam pot diambang jendela yang terkena sinar matahari.
  3. taburkan benih dalam pot kecil dan dengan kedaaman sekitar 55 mm. pindahkan ke pot yang lebih besar ketika benih cabai sudah muncul dua daun. Usahakan untuk tidak menyentuh akar yang membenruk saat menanam ulang untuk mencegah terjadinya kerusakan yang tidak sengaja.
  4. Sirami secara teratur tetapi jangan biarkan tanam menjadi tergenang air.

Cara mendapatkan hasil terbaik dari tanaman cabai yang kalian tanam

  1. Tanaman cabai suka tumbuh dalam wadah yang suhunya dapat diatur dengan mudah.
  2. Jika kalian tidak menanamnya dalam pot, pilih posisi yang cerah, terlindungi dan saat hujan tidak terlalu terkena air hujan. Jika kalian menanam dalam pot dan disimpang diambang jendela, kalian hanya perlu memastikan bahawa tanaman selalu dijaga kelembabannya.
  3. Jepitu ujung tumbuhan ketika tanaman cabai mencapai tinggi sekitar 20 cm. dengan menjeput ujungnya, ini mendorong pertumbuhan yang lebat dan tanaman yang lebih baik.
  4. Saat bunga sudah muncul, berikan pupuk secara rutin 1 minggu sekali.
  5. Tanaman cabai yang ditanam dalam ruangan, dapat diperlakukan seperti tanaman hias dan perlu dipangkas dengan baik agar terlihat cantic.

Setelah buah bermunculan dan sudah mencapai ukuran yang baik, kalian bisa memetiknya saat masih hijau. Untuk kalian yang menginginkan rasa cabai yang lebih pedas kalian bisa mendiamkan cabai sampai warna cabai memerah. Semakin merah warna cabai maka rasanya akan semakin pedas. Kalian bisa memanen cabai kalian dnegan memotong bagian atas batang dengan gunting yang tajam. Panen buah yang sering memungkinkan cabai menggunakan energinya untuk menghasilkan lebih banyak buah. Cabai bisa kalian keringkan atau kalian masukan kedaam kulkas untuk digunakan nanti.

Cara menyimpan cabai:

  • Cara mengeringkan cabai

Untuk kalian yang ingin mengeringkan cabai, setelah cabai dipetik kalian bisa langsung mencuci cabai dan mengeringkannya dengan menggunakan serbet atau menggunakan tisu dapur. Kemudian siapkan nyiru yang sudah dilapisi dengan koran. Jemur cabai, dan saat sudah tidak ada matahari kita bisa menyimpannya ditempat yang hangat dan berventilasi baik. Biarkan mongering sekitar 4 – 5 minggu.

  • Cara menyimpan cabai di kulkas

Menyimpan cabai di kulkas membuat cabai menjadi tidak cepat busuk. Ada beberapa cara agar cabai semakin awet saat disimpan di dalam kulkas. Pertama-tama cuci bersih cabai yang baru dipetik, keringkan dengan serbet atau tisu. Kemudian, siapkan kertas, bungkus cabai dengan kertas dan masukan pada tople, tutup toples rapat-rapat, dan masukan toples pada kulkas.

No comments.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *