Inilah Vaksin yang Diperlukan Orang Dewasa

Inilah Vaksin yang Diperlukan Orang Dewasa

Inilah Vaksin yang Diperlukan Orang Dewasa

Jika selama ini Anda berpikir bahwa vaksinasi hanya bisa dilakukan oleh anak-anak saja, ternyata orang dewasa juga sangat membutuhkan. Vaksinasi terhadap orang dewasa dilakukan pada keadaan tertentu saja, yang akan diulang beberapa kali. Dengan menerima vaksin, maka Anda tidak hanya melindungi tubuh dari serangan penyakit tertentu saja, namun juga ikut mencegah penyebarannya. Anda bisa menggunakan jasa dari Klinik ZAP vaksin Jakarta dan sekitarnya. Berikut vaksin pada orang dewasa!

Vaksin Influenza

Vaksin untuk orang dewasa yang pertama yaitu vaksin influenza. Ketika muncul, flu akan ditandai dengan demam, batuk, dan nyeri otot. Vaksin yang akan diberikan sebanyak satu kali saja dalam setahun agar bisa mencegah penularan.

Vaksin Pneumonia

Pneumonia adalah sebuah penyakit yang lebih dikenal dengan istilah paru-paru basah, dan dapat disebabkan oleh bakteri Streptococcus yang bisa menyerang saluran pernapasan bagian bawah. Penyakit yang satu ini menular melalui bersin, batuk, atau droplet ketika pengidap bicara. Vaksin untuk orang dewasa ini bisa membantu mencegah seseorang dengan daya tahan tubuh lemah terserang flu.

Vaksin HPV

Kanker serviks adalah suatu penyakit kanker yang disebabkan oleh Human Papiloma Virus. Penyakit ini juga bisa menular melalui hubungan seksual. Vaksin pada orang dewasa ini sangat dianjurkan untuk seseorang ketika mereka belum pernah melakukan aktivitas seksual atau belum menikah. Pemberian vaksin dini bisa membantu untuk meningkatkan efektivitas vaksin dalam mencegah terjadinya kanker serviks.

Vaksin HPV sudah bisa dimulai ketika anak masih berusia 11-12 tahun. Sementara itu, vaksin HPV yang kedua bisa didapatkan 1-2 bulan setelah menerima vaksin pertama, sedangkan untuk vaksin HPV yang ketiga akan diberikan pada 4 bulan setelah vaksin HPV kedua.

Vaksin Tetanus, Difteri, dan Pertusis

Rekomendasi vaksin untuk orang dewasa selanjutnya yang diberikan agar membantu mencegah tiga penyakit sekaligus, yakni difteri, tetanus, serta pertusis. Vaksin ini biasanya sudah diberikan saat Anda masih balita. Walaupun begitu, Anda tetap perlu melakukan vaksinasi ulang, setidaknya sepuluh tahun sekali.

Vaksin hepatitis A

Hepatitis A adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus hepatitis A dari feses pengidap yang tak sengaja mengkontaminasi makanan. Penyakit satu ini biasanya dapat menyerang anak-anak. Vaksinnya sendiri telah bisa diberikan ketika anak menginjak usia 2 tahun, dan sangat perlu dilakukan secara ulang sebanyak satu kali dalam sepuluh tahun.

Vaksin hepatitis B

Hepatitis B adalah penyakit yang bisa menyebabkan peradangan hati akut, dan bisa memicu terjadinya kanker hati. Sebenarnya, vaksin hepatitis B ini sudah bisa diberikan ketika bayi baru lahir, namun pemberiannya perlu diulang setiap enam bulan sekali.

MMR

Vaksin MMR diberikan agar bisa mencegah tiga penyakit sekaligus, yaitu gondongan, campak, dan rubella. Vaksin untuk orang dewasa satu ini biasanya diberikan ketika seseorang akan bekerja di fasilitas kesehatan, atau seseorang yang suka traveling. Vaksinnya sendiri diberikan dalam dua dosis, dengan pemberian minimal 4 minggu, dan diulang setiap sepuluh tahun sekali.

Vaksin Varisela

Sering dikenal dengan sebutan vaksin cacar, yang diberikan kepada orang yang belum pernah mengalami cacar air sebelumnya. Vaksin varisela ada dua dosis yang diberikan dengan jarak 4-8 minggu. Selain itu, waktu vaksinnya bisa dilakukan kapan saja, dengan pemberian ulang setiap dua puluh tahun sekali. Perlu diketahui, vaksin ini dibuat dari virus yang hidup. Seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh lemah tidak disarankan untuk melakukannya.

Setiap vaksin bisa didapatkan, kecuali untuk Anda yang mempunyai alergi atau kondisi kesehatan tertentu. Sebelum melakukan prosedurnya, maka sebaiknya Anda diskusikan terlebih dulu dengan dokter yang ada di aplikasi Halodoc. Diskusikan dengan sejelas-jelasnya mengenai prosedur pelaksanaannya, dan ketahui efek samping apa saja yang bisa terjadi. Download aplikasi Halodoc sekarang!

No comments.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *