Inilah Penyebab dan Obat Herpes Simplex

Inilah Penyebab dan Obat Herpes Simplex

Inilah Penyebab dan Obat Herpes Simplex

Infeksi pada alat kelamin yang disebabkan oleh Herpes simplex virus (HSV).

Wanita lebih besar risikonya daripada pria. Penularan melalui aktivitas seksual lewat mulut atau alat kelamin dan kontak kulit atau tangan. Infeksi primer oleh HSV tipe 1 biasanya dimulai pada usia anak-anak, sedangkan infeksi HSV tipe 2 biasanya terjadi pada dekade kedua atau ketiga.

Penyebab Penyakit

Virus herpes simplex tipe 1 dan 2 (HSV-1, HSV-2). HSV yang merupakan virus DNA ini disebut juga Herpes virus hominis. Adapun faktor pencetusnya antara lain trauma (fisik dan psikis), koitus berlebihan, menstruasi, demam, gangguan pencernaan, stres emosi, kelelahan, kurang tidur, makanan dan minuman yang merangsang, alkohol, dan obat-obatan.

Gejala Penyakit

Masa inkubasi dua sampai dua belas hari. Munculnya vesikel (gelembung berdiameter kurang dari satu sentimeter, berisi cairan serum) di kulit dengan didahului terbakar dan gatal. Terkadang disertai demam, rasa tak enak badan, selera makan menurun atau menghilang, dan nyeri otot. Dapat ditemuukan pembengkakan kelenjar getah bening regional.

Pengobatan

Obat yang biasa diberikan adalah Asiklovir. Obat ini digunakan untuk infeksi herpes simplex pada pasien immune compromised, profilaksis infeksi herpes simpleks, pengobatan herpes genital parah pada pasien immunocompromised parah, pengobatan infeksi varicella zoster primer dan kambuhan pada pasien immunecompromised, infeksi herpes simplex encephalitis pada neonatus (di atas 6 bulan).

Dosis pengobatan biasanya 200 mg (400 mg pada immunocompromised atau bila ada gangguan absorpsi) 5 kali sehari, selama 5 hari (dapat diberikan lebih lama jika muncul lesi baru selama pengobatan atau jika penyembuhan belum sempurna). Untuk anak di bawah 2 tahun, setengah dosis dewasa. Di atas 2 tahun berikan dosis dewasa. Pencegahan herpes simpleks kambuhan, 200 mg 4 kali sehari atau 400 mg 2 kali sehari, dapat diturunkan menjadi 200 mg 2 atau 3 kali sehari dan interupsi setiap 6-12 bulan.

Obat lain yang bisa diberikan adalah Valasiklovir. Obat ini digunakan infeksi terapi awal dan mencegah kambuhan infeksi herpes simpleks pada kulit dan membran mukosa termasuk terapi awal dan herpes genital kambuhan; pencegahan penyakit sitomegalovirus pasca transplantasi ginjal.

Dosis obat valasiklovir untuk penyakit Herpes simpleks, episode 1 : 500 mg dua kali sehari selama 5 hari (lebih lama bila lesi baru muncul selama terapi atau jika penyembuhan tidak sempurna); infeksi kambuhan, 500 mg dua kali sehari selama 5 hari. Herpes simpleks, suppression, 500 mg sehari dalam 1-2 dosis terbagi (pada immunocompromised, 500 mg dua kali sehari). Pencegahan sitomegalovirus pasca transplantasi ginjal (lebih disukai dimulai dalam 72 jam setelah transplantasi), 2 g empat kali sehari biasanya selama 90 hari. Obat ini tidak direkomendasikan untuk anak.

Kedua obat yang disebutkan di atas harus menggunakan resep dokter. Konsultasikan terlebih dahulu penyakit penderita melalui dokter. Minumlah obat sesuai dosis dan umur. Pastikan obat yang dibeli adalah obat yang belum kadaluarsa. Obat yang terjamin biasanya dijual pada apotek resmi atau gunakan layanan Apotek 24 Jam apabila ingin membeli obat secara online.

Pencegahan

Hindari stres, kelelahan, alkohol, makanan yang merangsang, dan variasi hubungan seksual yang “aneh-aneh”. Abstinensia atau “puasa” berhubungan seks, penggunaan kondom, edukasi, dan konseling penderita diperlukan untuk mengurangi risiko penularan herpes genital.

Wanita hamil dengan herpes genitalis primer dalam enam minggu terakhir masa kehamilannya dianjurkan untuk seksio sesarea sebelum atau dalam empat jam sesudah pecahnya ketuban.

No comments.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *