Inilah Tanda-tanda Persalinan Semakin Dekat

Inilah Tanda-tanda Persalinan Semakin Dekat

Inilah Tanda-tanda Persalinan Semakin Dekat

Perlu Anda ketahui, sejumlah ibu hamil ada yang melahirkan lebih cepat atau lama dari HPL atau hari perkiraan hamil. Tak heran kalau cukup banyak ibu hamil yang terkecoh dan pergi ke rumah sakit sebelum waktunya. Supaya tidak salah, berikut ini kami sudah rangkum tanda-tanda persalinan semakin dekat. Jika mengalami tanda melahirkan ini, sebaiknya mulai packing kebutuhan melahirkan dan segera periksakan diri Anda ke rumah sakit.

1. Nyeri di pangkal paha

Kondisi ini muncul karena ada tekanan sebagai akibat posisi kepala bayi sudah turun ke bawah daerah rangka tulang pelvis. Maka bentuk perut Anda terlihat condong ke bawah. Kalau ini adalah kehamilan pertama, biasanya kepala bayi akan mulai turun sekitar 2-4 minggu sebelum persalinan. Efek dari turunnya kepala bayi ini ke panggul ini membuat rasa sesak di dada berkurang. Karena bayi bergerak menjauh dari paru-paru.

2. Tulang belakang bertambah sakit

Rasa pegal dan nyeri di tulang belakang memang wajar dialami ibu hamil. Namun, nyeri tersebut akan bertambah kuat menjelang waktu persalinan. Rasa sakit berlebih ini disebabkan oleh pergerakan janin yang mulai menekan tulang belakang dan meregangnya otot serta sendi sebagai cara dalam menyiapkan tubuh untuk melahirkan. Biasanya, ibu juga akan merasakan kram di perut dan rasa nyeri seperti saat hendak menstruasi.

3. Keluarnya flek atau lendir kental kemerahan

Perlu ibu tahu cairan lendir kecoklatan dan kental keluar karena adanya pelebaran leher rahim atau dimulainya pembukaan rahim. Umumnya, kemunculan cairan lendir kecokelatan ini sebagai salah satu tanda akan melahirkan sudah dekat. Bila hal ini terjadi, Anda jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan untuk mengetahui tingkat pembukaan dan perkiraan kapan waktunya pembukaan lengkap.

4. Meningkatnya pembukaan pada rahim

Persalinan ditandai dengan membukanya rahim, mulai bukaan 1 hingga 10. Secara medis, tahap pembukaan ini diartikan sebagai ukuran centimeter pembukaan pada mulut rahim. Tanda akan melahirkan sudah dekat dapat dilihat dari jumlah ukuran pembukaan yang terus bertambah. Anda pastinya sudah diminta untuk bersiap-siap menuju ruangan persalinan oleh dokter atau bidan.

5. Kontraksi akan lebih sering terjadi

Kontraksi asli yang menjadi tanda waktu melahirkan sudah dekat akan berlangsung selama 30-60 detik di awal proses persalinan. Dalam fase persalinan paling aktif, akan menjadi sekitar 75 detik. Kontraksi asli juga tak akan hilang meski ibu mengubah posisi duduk atau tidur. Bahkan, rasanya semakin kuat terjadi selama 1 menit dan datang setiap 5 menit. Segeralah ke rumah sakit, bila kontraksi disertai dengan keluarnya flek atau pecahnya air ketuban muncul.

6. Pecahnya ketuban selagi kontraksi

Tanda bahwa air ketuban pecah adalah jika air yang merembes atau menetes tidak pesing, warnanya bening, keluar begitu saja tanpa kendali, dan tidak mampu terserap dalam panty liner. Seiring pecahnya ketuban ini, Anda akan mengalami nyeri atau kontraksi yang lebih kuat. Bila ketuban Anda sudah pecah, tandanya waktu melahirkan sudah dekat. Anda harus melakukan proses persalinan sesegera mungkin untuk mengurangi risiko janin terinfeksi bakteri.

7. Tubuh terasa menggigil

Menit-menit mendekati waktu melahirkan, biasanya Anda akan merasa kedinginan hingga gemetar. Hal yang sama dapat terjadi selama atau sesaat setelah melahirkan. Ini merupakan cara tubuh untuk menghilangkan ketegangan dan biasanya hilang dalam beberapa menit.

8. ASI keluar dari payudara

Salah satu tanda waktu melahirkan sudah dekat adalah keluarnya cairan ASI dari payudara . Sebenarnya, cairan yang keluar tersebut dalah kolostrum. Cairan kaya nutrisi yang sangat baik untuk bayi dan sebaiknya si kecil mendapatkannya setelah lahir.

9. Lebih sering ke toilet

Semakin dekat waktu melahirkan, Anda jadi lebih sering merasa ingin buang air kecil. Itu sebabnya, Anda akan bolak-balik ke toilet untuk kencing. Hal ini disebabkan kondisi janin yang membesar. Janin ini kemudian menekan kandung kemih Anda. Itu sebabnya, keinginan buang air kecil Anda lebih sering dibanding sebelumnya.

10. Perubahan pada vagina dan mengalami diare

Tidak hanya otot pada pada rahim, otot di bagian tubuh lainnya pun menjadi lebih lemas saat akan melahirkan. Perubahan ini memberikan dampak diare, karena pergerakan usus. Agar tubuh tidak lemas, perbanyak minum air putih. Selain itu, labia atau bibir vagina cenderung mengalami bengkak karena meningkatnya volume darah di seluruh tubuh ibu hamil termasuk area vagina.

No comments.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.